Jumat, 07 Agustus 2009

MODUL REPRODUKSI

MODUL :
Bidang Studi : Biologi Kelas XI
Semester : Genap
Pokok Bahasan : Sistem Repoduksi

SMA 9 Semarang
Oleh : Drs. Agus Priyatno












I. RINGKASAN MATERI
SISTEM REPRODUKSIReproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya.
Organisme bereproduksi melalui 2 Cara :
A.
Repoduksi aseksual (vegetatit)Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin.
B.
Reproduksi seksual (generatif)Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin.
A. REPRODUKSI VEGETATIF (TAK KAWIN) Perkembangabiakan terjadi tanpa adanya peleburan sel jantan dan betina, dapat terjadi pada tumbuhan maupun hewan.
1. Perkembangbiakan Vegetatif pada Hewan dan Tumbuhan Tingkat Rendaha) Membelah diri dan fragmentasi, contoh: organisme yang membelah diri, protozoa, alga biru (bakteri). Sedangkan fragmentasi yaitu dengan cara memotong-motong tubuhnya, contoh: algae (ganggang) dan planaria (cacing pipih). Tunas, contoh: Hydra dan ragi (Saccharomyces).b) Spora: perkembangbiakan dengan spora antara lain: jamur, alga, lumut dan paku. Pada jamur, spora dibentuk di dalam kotak spora (sporangium). Pada ganggang (alga), sporanya dilengkapi dengan alat gerak berupa bulu cambuk atau bulu getar sehingga dapat bergerak, spora ini disebut zoospora. Pada paku, biasanya spora terletak di daun-daun sebelah bawah, tampak sebagai bintik-bintik hitam yang dinamakan sorus. Sorus tersebut dilindungi indisium. 2. Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan Biji a. Vegetatif alami, tanpa bantuan manusia:1) Rhizoma atau akar rimpang, yaitu batang yang tumbuh mendatar yang terletak di bawah permukaan tanah. Rhizoma berbuku-buku dan bersisik, dan di ujungnya ada kuncup. Pada ketiak sisik terdapat tunas. Contoh: lengkuas, kunyit, temulawak, alang-alang dan sebagainya.2) Umbi lapis, terdiri atas cakram dan umbi yang belapis-lapis. Contoh: bawang putih, bawang merah, bakung dan bunga tulip.3) Umbi batang, merupakan batang yang tumbuh ke dalam tanah yang menggembung dan membentuk umbi dilengkapi dengan mata tunas. Contoh: kentang dan gembili.4) Umbi akar, adalah akar yang berubah fungsi menyimpan makanan. Contoh: singkong dan bunga dahlia.5) Geragih atau stolon, yaitu batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Contoh: pegagan, rumput teki dan arbei.6) Tunas, dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang tidak jauh dari induknya dan akhirnya membentuk rumpun. Contoh: pisang, bambu dan tebu. b. Vegetatif buatan, dengan bantuan manusia;1) Mencangkok, yaitu dengan mengupas kulit sampai ke bagian kayunya. Bagian yang licin dari kayu yaitu kambium harus dibuang, selanjutnya ditutup dengan tanah basah yang subur kemudian dibungkus. Contoh: jeruk, mangga, jambu, rambutan dan tumbuhan berkambium lainnya.2) Menempel atau okulasi, yaitu dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanaman ke mata tunas tanaman lainnya yang sejenis.3) Menyambung (mengenten/kopulasi) yaitu menggabungkan bagian tanaman satu ke bagian tanaman lain untuk mendapatkan tanaman baru yang memiliki sifat lebih baik.4) Stek, yaitu memotong batang atau daun untuk ditanam di tempat lain. Ada stek batang dan stek daun. Contoh stek batang: singkong, ketela rambat, sirih, lada dan lain-lain. Contoh stek daun: cocor bebek.5) Merunduk, yaitu dengan merundukkan batang atau cabang yang dibengkokkan ke bawah serta ditimbuni tanah untuk menimbulkan akar-akar baru. Contoh: apel, alamanda, kaca piring dan sebagainya. Keuntungan memperbanyak secara vegetatif:1. diperoleh sifat keturunan baru sama dengan induknya2. lebih cepat memperoleh hasil (berbuah)Kerugian memperbanyak secara vegetatif:1. tanamannya tidak sekokoh bila ditanam dari biji.2. jumlah turunan baru yang diperoleh dalam waktu tertentu terbatas3. tanaman induk akan menderita bila terlalu banyak bagian tanaman yang di-stek atau dicangkok.
B. REPRODUKSI GENERATIF (KAWIN) 1. Perkembangbiakan Generatif pada Hewan Perkembangbiakan generatif pada hewan meliputi perkembangbiakan dengan konjungsi dan pleburan dua sel gamet.a. Konjugasi, yaitu perkembangbiakan secar kawin pada organisma yang belum jelas alat kelaminnya, contohnya Spirogyra.b. Peleburan dua sel gamet, dapat terjadi pada hewan yang telah memiliki alat kelamin tertentu, sebagai contoh pada cacing tanah terjadi perkawinan silang antara dua cacing yang kawin. Cacing A dibuahi oleh sperma dari cacing B, sedangkan cacing B dibuahi oleh sperma dari cacing A. cacing tanah tergolong hewan hermafrodit yang memiliki alat kelamin jantan dan berin pada satu tubuh. Selain cacing tanah yang tergolong hermafrodit antara lain cacing pita, siput darat dan bekicot.Pembuahan pada hewan Berdasarkan tempat terjadinya, pembuahan dibedakan atas:1. pembuahan luar, pertemuan sperma dan ovum terjadi di luar tubuh, mislnya: ikan dan katak.2. pembuahan dalam, pertemuan sperma dan ovum terjadi di dalam tubuh, misalnya reptilia, burung dan manusia Pada pembuahan eksternal (pembuahan luar), sel telur dan sel sperma dihasilkan dalam jumlah besar karena:1. kemungkinan terjadinya fertilisasi kecil2. kemungkinan telur yang dihasilkan akan dimakan oleh hewan lain atau mati karena perubahan lingkungan.Perkembangan burung Burung berkembang biak dengan bertelur. Bagian-bagian telur burung antara lain adalah: cangkang terbuat dari zat kapur untuk melindungi isi telur, membran luar, membran dalam, putih telur, kuning telur, sel-sel embrio, kalaza dan rongga udara. Albumen (putih telur) melindungi telur dari guncangan dan sebagai cadangan makanan. Kuning telur tempat embrio berada juga sebagai cadangan makanan bagi embrio. Kalaza berfungsi menjaga embrio tetap berada di bagian atas kuning telur, sehingga dekat dengan sumber panas dari induknya apabila dierami. Perkembangbiakan mamalia dan manusia Mamalia tergolong hewan vivipar Melahirkan anak), mempunyai alat kelamin jantan dan betina.1. Alat kelamin jantan (pria)
a. Sepasang testes (buah pelir), yaitu penghasil sperma.b. Saluran sperma (vas deferen)c. Penis, yaitu alat kelamin luar
2. Alat kelamin betina (wanita)
a. Ovarium (indung telur) yaitu penghasil ovumb. Pembuluh/saluran falopii (tuba falopii) atau saluran ovum atau ovidukc. Rahim atau uterus, yaitu tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio. Pada hewan mamalia yang dapat menghasilkan banyak anak, juga memiliki uterus yang banyak pula, misalnya tikus.d. Vagina (lubang peranakan) adalah saluran terluar dari alat alat kelamin betina. Pertemuan sperma dan ovum (fertilisasi) terjadi pada saluran falopii menghasilkan zygot. Zygot tersebut tumbuh menjadi embrio. Embrio akan berkembang menjadi fetus dan akhirnya lahir sebagai bayi. Embrio memperoleh zat makanan dari induknya melalui plasenta. Penghubung antara plasenta dengan embrio adalah tali pusat. Untuk melindungi embrio dari benturan terdapat cairan yang disebut air ketuban.2. Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Biji
Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga.
Gbr. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya
TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA
BAGIAN BUNGA
FUNGSI
1. Kelopak (kalik)
Melindungi kuncup bunga
2. Mahkota (korola)
Menarik perhatian serangga
3. Benang sari (stamen) terdiri dari :
a.
tangkai sari (filamen)
b.
kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari
Sebagai penghasil gamet jantan, yaitu serbuk sari (pollen)
4. Putik (pistilus) terdiri atas :
a.
tangkai putik (stilus)
b.
kepala putik (stigma)
c.
bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule)
Sebagai penghasil gamet betina

Macam-macam bunga berdasarkan kelengkapan alat perkembang biakan:1. Bunga lengkap, memiliki perhiasan dan alat kelamin.2. Bunga tidak lengkap apabila satu atau lebih dari perhiasan bunga tidak ada.3. Bunga sempurna, apabila sari dan putik terdapat dalam satu bunga.4. Bunga tidak sempurna, apabila hanya salah satu alat kelamin saja yang terdapat pada satu bunga. Dikenal bunga jantan (hanya sari saja yang ada) dan bunga betina (hanya putik saja). Tumbuhan berumah satu, apabila dalam satu pohon terdapat alat kelamin jantan dan betina. Tumbuhan berumah dua, apabila dalam satu pohon terdapat hanya satu alat kelamin.Penyerbukan Penyerbukan yaitu jatuhnya sari di atas kepala putik. Penyerbukan dipengaruhi oleh empat faktor yaituangin, hewan, air dan manusia.Macam-macam penyerbukan berdasarkan penyerbukannya:1. Penyerbukan oleh angin Ciri bunganya mahkota kecil/tidakbermahkota, warna mahkota tidak menarik, tidak ada kelenjar madu, sari kecil, jumlah sari banyak dan ringan (mudah dibawa angin), sari memiliki sayap, kedudukan sari bergantungan, putik besar dan menjulur ke luar, tangkai bunga panjang.2. Penyerbukan oleh hewan seperti serangga, kupu-kupu, burung dan kelelawar. Ciri bunga yang penyerbukannya dibantu serangga; mahkota besar dan mencolok warnanya, mempunyai bau yang khas, menghasilkan kelenjar madu, serbuk sari mudah melekat.3. Penyerbukan oleh air, misalkan Hydrilla.4. Penyerbukan oleh manusia misalnya vannili.Sifat penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari:1. penyerbukan sendiri, sari jatuh pada putik dalam satu bunga2. penyerbukan tetanggasari jatuh ke putik pada bunga yang berbeda dalam satu pohon3. penyerbukan silang, sari dan putik berasal dari pohon yang berbeda yang sejenis4. penyerbukan bastar, sari dan putik berasal dari tanaman yang berbeda varietasnya.Pembuahan (Fertilisasi) pada Tumbuhan Setelah terjadi penyerbukan menyusul pembuahan (peleburan antara sperma dengan ovum). 1. Serbuk sari tumbuh menjadi buluh serbuk sari menuju ke ruang bakal biji. Inti serbuk sari membelah menjadi dua, yaitu inti vegetatif dan generatif. Inti generatif menghasilkan 2 spermatozoid. Spermatozoid masuk ke ruang bakal biji melalui mikrofil.2. Bersamaan dengan pembentukan sperma pada sari, di ruang bakl biji terjadi juga pembentukan sel telur dan inti kandung lembaga (inti ganda lembaga).3. Sperma 1 + sel telur => zygot => menjadi lembaga4. Sperma 2 + inti kandung lembaga => endosperm (putik lembaga)5. Putik lembaga merupakan tempat cadangan makanan bagi lembaga





II. KEGIATAN SISWA :
LEMBAR KERJA 1Mengamati Struktur Bunga

Untuk percobaan ini diperlukan: loupe, cutter, peralatan untuk menggambar, berbagai bunga seperti Kembang Sepatu, bunga Waru, bunga Bougenville, Bunga Kamboja, dll
Lakukan percobaan sebagai berikut:
Potong bunga dengan arah membujur, dengan menggunakan loupe amati bagian-bagian bunga.
Tugas:
1. Gambar dan tentukan bagian-bagian bunga!
2. Bandingkan susunan bunga satu dan lainnya! Jelaskan perbedaannya!
3. Tentukan tipe bunga berdasarkan hasil pengamatan bagian-bagiannya! Gunakan kaidah sebagai berikut:
BERBAGAI TIPE BUNGA
Tumbuhan berbiji tertutup menghasilkan bunga. Jika bunga dipotong membujur, maka bagian-bagiannya terdiri atas: kelopak – mahkota – benang sari – putik. Benang sari dan putik merupakan bagian utama, sedangkan perhiasan bunga yaitu kelopak dan mahkota merupakan pelengkap bunga.
Berdasarkan lengkap – tidaknya bagian-bagian bunga, tipe bunga terdiri atas:
1. Bunga lengkap, bila semua bagian ada.
2. Bunga tidak lengkap, bila salah satu bagian bunga tidak ada.
Berdasarkan ada – tidaknya benang sari dan putik, bunga digolongkan atas:
1. Bunga banci (hermaprodit), memiliki benag sari dan putik
2. Bunga uniseksual, hanya memiliki benang sari atau putik saja. Disebut,
Bunga jantan, bila hanya ada benang sari saja
Bunga betina, bila hanya ada putik saja
Berdasarkan letak bunga jantan dan betina tumbuhan dapat dibedakan atas:
Berumah satu (monoceus), bila bunga jantan dan betina terdapat pada satu pohon.
Berumah dua (dioceus), bila bunga jantan dan betina terdapat pada dua tumbuhan terpisah.































LEMBAR KERJA 2Mengamati Serbuk Sari Bunga
Untuk percobaan ini diperlukan:
Serbuk sari Bunga Sepatu, larutan gula 5% dan 10%, cawan petri, air, dan mikroskop.


Lakukan percobaan sebagai berikut:
1. Siapkan tiga cawan Petri. Cawan Petri A diisi air, B diisi larutan gula 5% dan C diisi larutan gula 10%.
2. Kumpulkan serbuk sari bunga Sepatu pada plastic transparan, kemudian masukkan ke dalam cawan petri A,B dan C.
3. Cawan Petri disimpan selama 3(tiga) hari.
Tugas:
1. Setelah 3(tiga) hari amati serbuk sari dari cawan petri A, B dan C di bawah mikroskop.
2. Gambar dan catat hasil pengamatan!
3. Identifikasi variabel yang bekerja pada percobaan di atas (variabel manipulatif, variabel respon, variabel kontrol), tetapkan hipotesisnya!
4. Buat laporan dengan menggunakan kaidah pelaporan kegiatan ilmiah.

























III. LATIHAN SOAL

I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat !
1. Tujuan makhluk hidup berkembang biak adalah ….
a. menyatakan bahwa organisme telah dewasa
b. memperbanyak jenis untuk adaptasi
c. melestarikan jenis agar terhindar dari kepunahan
d. menyesuaikan diri terhadap lingkungan
e. mempergiat aktivitas dan kemampuan hidup

2. Penyerbukan adalah peristiwa ….
a. berkecambahnya serbuk sari
b. persatuan sel-sel gamet
c. melekatnya serbuk sari pada kepala putik
d. melekatnya serbuk sari pada bakal buah
e. peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina

3. Pada tumbuhan Angiospermae terjadi pembuahan ganda dengan adanya peleburan inti generatif dengan sel telur dan inti generatif kedua dengan ....
a. inti lembaga sekunder
b. anti sinergid
c. inti antipoda
d. inti kandung lembaga primer
e. inti kandung lembaga sekunder

4. Penyerbukan bunga oleh serbuk sari bunga lain yang terdapat dalam satu tumbuhan disebut ….
a. geitonogami d. kleistogami
b. Alogami e. bastar
c. autogami
5. Penyerbukan tumbuhan biji terbuka dan tumbuhan biji tertutup dapat terjadi dengan perantaraan angin. Cara penyerbukan semacam ini disebut ….
a. malakogami d. malakogami
b. autogami e. anemogami
c. alogami

6. Cara reproduksi vegetatif buatan pada tumbuhan yang dilakukan manusia ada bermacam-macam. Manakah yang paling sederhana, tanpa memotong cabang tanaman induk ?
a. stek d. okulasi
b. cangkok e. menempel
c. merunduk
7. Pada tumbuhan berbunga proses fertilisasi berlangsung pada ….
a. mahkota bunga d. kepala putik
b. bakal biji e. kepala sari
c. tangkai serbuk sari
8. Perhatikan gambar berikut!

Biji tumbuhan mangga akan terbentuk jika terjadi peleburan bagian-bagian bernomor ….
a. 1 dan 4
b. 2 dan 5
c. 3 dan 6
d. 4 dan 6
e. 5 dan 6





9. Seorang siswa menemukan bunga dengan cirri:
· Bunga cerah, tidak berbau
· Benang sari dan kepala putik menonjol dan kaku
Dapat ditentukan tanaman yang memiliki bunga seperti di atas penyerbukannya terjadi secara….
a. anemogami d. entomogami
b. kiropterogami e. ornitogami
c. hidrogami
10. Fungsi inti vegetatif pada buluh serbuk sari bunga Sepatu adalah ….
a. mengantar inti sperma menuju permukaan mikrofil
b. berperan dalam pembentukan dua inti sperma
c. bersama dengan inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperm
d. sebagai inti cadangan untuk membentuk ovum
e. menggantikan fungsi inti sperma jika rusak.

11. Manakah di antara tumbuhan di bawah ini yang berkembang biak dengan konus?
a. mawar, belinjo, bawang merah
b. alang-alang, belinjo, palm
c. pinus, damar, belinjo
d. pakis haji, dammar, cemara
e. cemara, pinus, dammar
12. Selama kehamilan ovarium tidak membentuk folikel Graaf yang baru karena ….
a. FSH mencegah pembentukan progesterone
b. Progesterone mencegah pembentukan FSH
c. FSH mencegah pembentukan estrogen
d. Progesterone mencegah pembentukan estrogen
e. Estrogen mencegah pembentukan progesteron

13. Pada manusia fertilisasi biasanya terjadi di ….
a. serviks d. saluran telur
b. endometrium e. ovarium
c. vagina
14. Pendewasaan sperma manusia berlangsung di ....
a. testis d. Vas deferen
b. epididimis e. Vesica seminalis
c. tubulus seminiferus
15. Pengaruh kerja pil kontrasepsi oral adalah ....
a. mencegah terjadinya haid
b. mencegah pematangan sel telur
c. mematikan sperma yang masuk ke dalam rahin
d. menambah daya tahan tubuh
e. mengurangi jumlah sel telur

16. Dari proses oogenesis dihasilkan ….
a. satu ovum dan satu polosit
b. satu ovum dan dua polosit
c. satu ovum dan tiga polosit
d. dua ovum, dua polosit
e. tiga ovum dan satu polosit

17. Urutan yang benar yang dilalui sperma pada alat reproduksi pria adalah ….
a. testis – vas deferent – uretra – vesikula seminalis
b. testis – vas deferent – vesikula seminalis – uretra
c. testis – vesikula seminalis – vas deferent – uretra
d. testis – vesikula seminalis – uretra – vas deferent
e. testis – uretra – vas deferent – vesikula seminalis

18. Kondisi hormonal pada wanita hamil tua adalah ....
a. estrogen dan progesteron meningkat
b. estrogen dan progesteron menurun
c. estrogen meningkat dan progesteron turun
d. estrogen menurun dan progesteron meningkat
19. Di dalam rahim ibu, janin berhubungan dengan tubuh ibu melalui plasenta. Di bawah ini adalah fungsi plasenta, kecuali ....
a. untuk pertukaran gas antara ibu dan janin
b. tempat lewatnya makanan dari ibu ke janin
c. tempat lewatnya sisa metabolisme dari janin ke ibu
d. melindungi janin dari tekanan dan benturan.
e. Tempat lewatnya hormon yang diperlukan janin dari tubuh ibunya.
20. Di bawah ini beberapa bagian pada alat reproduksi pria:
1. uretra 4. vesica urinaria
2. vassa defferent 5. penis
3. ureter
Saluran yang menghubungkan epididimis dan bermuara ke uretra adalah ....
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3
21. Dalam pembedahan yang dikenal dengan vasektomi, bagian saluran sperma diikat atau dipotong. Kemungkinan yang terjadi setelah pembedahan ini adalah ….
a. produksi hormone berkurang
b. semen tidak akan berisi sperma
c. produksi sperma terhenti
d. tubulus seminiferus tidak berfungsi
e. kelenjar prostate tidak menghasilkan secret

22. Suatu hipotesis menyebutkan bahwa hipofisis dan ovarium saling berpengaruh terhadap siklus reproduksi seorang perempuan. Manakah yang mendukung hipotesis tersebut!
a. ovarium dan hipofisis sama-sama menghasilkan hormone
b. bila hipofisis diambil, maka uterus tidak berfungsi
c. uterus hanya akan berkembang jika hipofisis dan ovarium berfungsi normal
d. hipofisis menghasilkan hormone pengendali fungsi ovarium
e. pengambilan ovarium menyebabkan gangguan pada fungsi hipofisis
23. Ovum pada peristiva ovulasi bergerak dari ….
a. tuba falopii ke ovarium
b. infundibulum tuba ke leher rahim
c. leher rahim ke infundibulum tuba
d. cervix uterus ke tuba falopii
e. ovarium ke tuba falopii

24. Perhatikan gambar sistem reproduksi pada pria di bawah ini!
Yang ditunjukkan dengan nomor 2 dan 4 adalah ....
a. uretra dan testis
b.
3testis dan vesica urinaria
c. testis dan vasa deferen
d. testis dan kelenjar prostate
e. ureter dan vasa deferen
2




25. Yang dimaksud dengan masa kehamilan adalah ….
a. saat ovum dikeluarkan dari ovarium
b. masa ovulasi hingga kelahiran
c. waktu antara implatasi hingga kelahiran *
d. saat pembuahan hingga perkembangan embrio
e. saat ovum dibuahi hingga tertanamnya zigot dalam uteru





II. Jodohkan pernyataan dalam boks A dan B, sehingga keduanya memiliki hubungan konsep yang tepat !

A B
stolon
rhizoma
belinjo
rumput teki
mangga
vasa deferen
tubulus seminiferus
ovulasi
menstruasi
menopause
1. Batang yang menjalar di bawah tanah ,membesar berisi cadangan makanan disebut ….
2. Pembuahan tunggal terjadi pada tumbuhan ….
3. Peleburan inti sperma dengan inti kandung lembaga sekunder terjadi pada tumbuhan ....
4. Jaringan spermatogonium terdapat pada ....
5. Luruhnya penebalan endometrium pada dinding uterus terjadi pada proses ....














III. Nyatakan pernyataan ini salah atau benar !

26.

Pada tumbuhan Angiospermae, buluh serbuk sari akan terbentuk setelah terjadinya peleburan inti sperma dengan inti kandung lembaga sekunder.
27.
Pembuahan ganda pada tumbuhan Gymnospermae, terjadi karena peleburan dua inti sperma dengan inti tabung.
28.
Perbedaan pokok antara spermatogenesis dan oogenesis pada manusia adalah jumlah sel gamet fungsional dari kedua proses tersebut tidak sama.
29. Hormon progesterone dan LH bekerja sinergis dalam proses terjadinya menstruasi pada seorang wanita.
30.
Kehamilan terjadi jika ovum dan sperma melebur membentuk zigot, sekalipun tanpa implatasi.


IV. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! Gunakan buku atau sumber-sumber acuan yang sesuai!
Jelaskan mengapa pembuahan pada tumbuhan Angiospermae dinamakan pembuahan ganda !
Jelaskan perbedaan geragih dan stolon! Beri contoh masing-masing!
Jelaskan dengan skema urutan jalannya sperma dari testes hingga dikeluarkan dari tubuh!
Sebutkan 3(tiga) macam hormone yang berpengaruh pada proses persalinan! Jelaskan fungsinya masing-masing!
Jelaskan perbedaan struktur dan fungsi uretra pada sistem urogenital laki-laki dan perempuan!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar